Showing posts with label Diaa. Show all posts
Showing posts with label Diaa. Show all posts

Sunday, 19 January 2014

Kali ini yang terakhir untuk Si desember

Nah. Seharusnya aku menulis ini tahun lalu, desember, tanggal 20 tepatnya. Bukan seharusnya tapi yang benar lebih baik. Tapi hari itu, hari kemarin, dan akhir-akhir ini aku  tak menyempatkan diri untuk sempat. Sempat ingin menulis, tapi tak ada yang terucap. Saat aku tak lagi memegang pena, semuanya terlintas. Seolah-olah aku tak boleh mengungkapkannya dalam tulisan. Yaa, memang aku berharap ini yang terakhir. Karena sebelumnya aku bilang, kalau kamu jawab semua pertanyaanku dengan 'iya', aku akan mengatakannya dengan bahagia. sayangnya pertanyaan itu tak pernah kamu dengar, dan mungkin selamanya tak akan pernah kamu tau. Meski begitu aku tetap berdoa untukmu, untuk semua pertanyaanku padamu. Goodbye. Selamat Ulang Tahun , R.

I'm spelled by this beautifull flower today, so beautiful that I want to present this for you.
this flower  means that I depend on you
Wisteria :D



Tuesday, 20 August 2013

Dear Someone

Dear You,

I haven't found an answer that seems lika a real answer. Is it because I knew it will pass by and then disappear? Your smile always make me sad. But I wanna see your smile everyday. The sound of my lone breath didn't make me sad at all. I wondering where happiness can be found so that you can smile. Can I find that happiness for you ?
I just look up at the sky and said "I'll always miss you". No matter how strong I am, I can't be happy without seeing you. Just like that day, the day when I saw you,  even when our meeting has no meaning for you. I'll keep it on my memory.
Have you forgoten me ? Have your tears dried already? It's okay. The way you forget me doesnt hurt me anymore. But I have a wish. I wishes you were here when I open my eyes today. I know that it's impossible. 
Because you never exist in this world, not even a single bit.

Sincerely,
Your Admirer

Saturday, 6 July 2013

Selamat Ulang Tahun

Bulan apa sekarang? Ah iya, sekarang bulan Juli. Lima bulan lagi aku kembali mengucapkannya. Mengucapkan kata-kata yang tak mungkin kau dengar selama 3 tahun ini. Terdengar bodoh memang, terus melakukan sesuatu yang jelas sia-sia. Tapi aku suka. Menyenangkan sekali mengucapkannya. Senang karena aku harus menjaga perasaanku sendiri. Senang karena dirimu memiliki seorang pengagum. Ah bukan, aku lebih terdengar seperti penguntit yang sudah terobsesi akan dirimu ketimbang seorang pengagum. Sekarang aku tidak terlalu tau bagaimana kabarmu, aku yakin kamu pasti bahagia disana. Meski sebelumnya kamu terlihat buruk. Sangat buruk, sampai-sampai kematianmu sempat terbayang di pikiranku. Bagaimana pikiran seburuk itu tidak muncul kalau kamu katakan hal seburuk dan sesial itu terjadi padamu. Melihatmu kesakitan dan begitu putus asa bukan hal yang aku inginkan. Tapi nyatanya aku melihatnya, melihat dirimu yang begitu lemah. Aku tidak terlalu suka mengucapkan Selamat Ulang Tahun diikuti kata “semoga panjang umur”. Karena usia seseorang sudah ditentukan. Tapi hari itu berbeda. Aku mengucapkannya, karena aku rasa kamu butuh itu. Dan aku menginginkan itu, kamu berumur panjang.  
Bagaimana kabarmu? Apakah air matamu sudah mengering? Sudahkah ia melihatmu, perempuan yang kamu kejar waktu itu? Aku tau kamu tidak mendengar pertanyaanku, tapi kuharap semua jawabannya adalah iya. Agar aku bisa kembali mengucapkan kata-kata itu tiap akhir tahun dengan bahagia. Selamat Ulang Tahun :)